Rabu, 07 Agustus 2013

Menag Sayangkan Muhammadiyah Tak Ikut Sidang Itsbat 1 Syawal 1434 H

0 komentar Diposting oleh Admin Gobbloger 9:56 PM
JAKARTA - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah tidak menghadiri sidang itsbat yang dilaksanakan Kementerian Agama untuk  untuk menentukan awal syawal 1434 H.
"Sayang sekali Muhammadiyah tidak bisa datang sehingga kita tidak bisa mendengarkan pandangan mereka," ujar Menteri Agama, Suryadharma Ali, saat sidang pra itsbat  di Kementerian Agama, Jl MH Thamrin, Jakarta, Rabu (7/8/2013).

Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin,  sebelumnya mengatakan menetapkan 1 Syawal 1434 H pada hari Kamis, 8 Agustus 2013.
Kementerian Agama sendiri mengundang 200 orang yang terdiri dari berbagai unsur yakni Tim Hisab Rukyat, Ahli Falak, Pakar Astronomi, Organisasi Kemasyarakatan Islam, BOSCHA ITB, LAPAN, Planetarium, BMKG, Geospasial, Duta Besar Negara Islam dan instansi terkait.

Sementara dari unsur Ormas, Kementerian Agama mengundang 35 ormas untuk penentuan awal syawal 1434 H. Misalnya PERSIS Jakarta, PP Muhammadiyah, PBNU, Dewan Masjid Indonesia, Jamiyatul Al Washlitah, DPP Al Mathlaul Anwar, Perhimpunan Al Irsyad, Syarikat Islam, PERTI, LDII, PP UI Pusat, Dewan Pakar Pusat ICMI dan sebagainya.

Untuk Rukyat sendiri, dilaksanakan oleh pegawai Kementerian Agama, Kanwil Kementerian Agama/Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, instansi terkait, Ormas Islam dan masyarakat luas.
Sidang itsbat diperlukan untuk mendapatkan keabsahan dan mencegah kerancun dan keraguan sistem pelaporan. Itsbat diperlukan untuk penyatuan umat dan menghilangkan perbedaan pendapat.
Semuanya wajib mengikuti dan menaati serta tidak boleh lagi terjadi adanya silang pendapat demi tegaknya ukhuwah Islamiyah.

Dalam jadwal yang diterima Tribunnews, sidang itsbat akan dilaksanakan pukul 18.40 - 19.00 WIB. Sementara sekarang sedang berlangsung laporan data hisab dan pelaksanaan Rukyatul Hilal untuk 1 Syawal 1434 H.


Read More »

Sidang Isbat 1 Syawal 1434 H Akan Diperpanjang

0 komentar Diposting oleh Admin Gobbloger 1:29 AM
JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah berencana menggelar sidang isbat penetapan 1 Syawal 1434/2013 pada Rabu (7/8) mendatang. Sidang isbat akan digelar di Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta.
Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali mengatakan, jadwal sidang isbat akan diajukan. Hal ini karena sidang penentuan 1 Syawal dari tahun ke tahun selalu menarik perhatian masyarakat luas.
"Ada pertanyaan apakah ilmu hisab itu sejalan dengan astronomi, apakah rukyah itu sejalan dengan ilmu astronomi, apakah pemerintah itu merupakan ulil amri," ungkap Menag.
Jika biasanya sidang digelar mulai pukul 17.00 Wib, pekan depan jadwal pra isbat diajukan menjadi pukul 13.30 Wib. Dengan panjangnya waktu sidang isbat, diharapkan akan mampu mempertemukan pandangan-pandangan yang selama ini berselisih.
Dalam menetapkan tanggal 1 Syawal, pemerintah juga akan meminta pandangan dari tokoh-tokoh negara sahabat. Selain itu, pemerintah akan mengundang perwakilan dri kelompok-kelompok yang selama ini kerap berbeda pandangan, seperti misalnya Muhammadiyah, Satariyah di Medan, dan Naqsyabandiyah dari Sulawesi Selatan.
Dalam sidang isbat nanti, kata Menag, pemerintah akan meminta beberapa kelompok ahli untuk menjelaskan kriteria dasar perhitungan tinggi hilal (bulan). "Syukur-syukur tahun depan kita akan menyatukan kriteria itu menjadi satu kriteria saja," harapnya.


Jakarta, - Sidang isbat digelar setelah shalat Maghrib, sebelumnya akan didahului dengan pra sidang pada siang.

KEMENTERIAN Agama menjadwalkan sidang isbat akan digelar pada tanggal 7 Agustus 2013 untuk menentukan jatuhnya 1 Syawal 1434 Hijriyah.

Menteri Agama Suryadharma Ali, mengatakan, untuk waktunya, tahun ini kita ubah jadwal sidangnya menjadi siang hari sampai habis Maghrib, dari selama ini sore hingga malam hari.

"Ini dimaksudkan agar lebih banyak waktu dalam mendapatkan informasi," ujar Menag.

Suryadharma Ali menambahkan, sidang isbat digelar setelah shalat Maghrib, sebelumnya akan didahului dengan pra sidang pada siang.

Dalam sidang isbat ini juga akan melibatkan perwakilan dari organisasi kemasyarakatan Islam dan perwakilan negara-negara sahabat.

Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan ijtimak jelang Syawal 1434 H jatuh pada Rabu pon, 7 Agustus 2013 pukul 04:52:19 WIB.

Tinggi bulan pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta ( 0 : -07" 48, dan l": l l0o 21, BT ) : *03o 54' ll" (hilal sudah wujud) dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat terbenam matahari itu, bulan berada di atas ufuk.

Sehingga, 1 Syawal diperkirakan akan jatuh pada Kamis Wage, 8 Agustus 2013.


Read More »

Polda Metro Jaya Larang Umat Islam Takbir Keliling

0 komentar Diposting oleh Admin Gobbloger 12:24 AM
Imbauan berisi larangan dari Polda Metro Jaya kepada umat Islam untuk melakukan tidak takbir keliling mendapat tentangan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Wakil Sekjen MUI Tengku Zulkarnaen mengatakan, alasan Polda Metro Jaya melarang takbir keliling mengada-ada.

Menurut dia, takbir keliling termasuk salah satu sunah dalam ajaran Islam. Karena perayaan malam Lebaran tidak hanya sekadar dilakukan di mushala dan masjid, bisa juga dilakukan di jalan demi syiar. Karena itu, ia sangat keberatan kalau sampai dilarang.

"Alasan pelarangan takbir keliling ini sama saja pembangkangan terhadap ajaran Islam. Kalau dilarang, ini pengkerdilan agama Islam," kata Tengku, Selasa (6/8).

Ia mengatakan, jika takbir hanya diizinkan dilakukan di mushola, sama saja polisi mengurung umat Islam. Itu lantaran Islam sebagai mayoritas agama masyarakat Indonesia tapi tidak lagi bebas disyiarkan. Tentu hal itu menggelitiknya lantaran tidak adil jika gerak-gerik kaum Muslim malah dibatasi ketika menyambut perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Tengku mengingatkan, kepolisian hendaknya mencabut larangan takbir keliling. Kalau tidak bisa muncul opini negatif kalau Polri melakukan pandang bulu dalam mengeluarkan kebijakan. Karena pada malam tahun baru, seluruh masyarakat tumpah ruah ke jalan malah tidak dilarang.

Bahkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) sampai ikut larut dalam perayaan tahun baru. Karena itu, ia menilai aneh ketika umat merayakan tahun baru Islam cenderung dibatasi.

"Polri seperti mengkerangkeng umat Islam, tapi membiarkan umat lain bebas merayakan malam tahun baru," kritik Tengku.

Ia mengaku bisa memahami, kadang ada masyarakat yang berbuat kurang baik ketika melakukan takbir keliling di jalan raya. Namun hal itu lebih baik dikoordinasikan dengan ulama, pengurus masjid maupun ketua RT/RW setempat. Sehingga masyarakat yang ingin mengekspresikan perayaan penyambutan Lebaran bisa menjalankannya dengan baik.

Dengan koordinasi yang baik dan langkah antisipatif, kata dia, segala hal negatif yang muncul bisa ditangani dengan baik. Hal itu sudah dicontohkan semasa kepala Polda Metor Jaya Untung S Rajab yang mau bekerja sama dengan seluruh komponen umat Islam. Sehingga, pada masa itu tidak ada larangan bagi kaum Muslim yang ingin menggelar takbir keliling.

"Ibaratnya kami ingin supaya tertib agar hal negatif bisa diminimalisasi, bukan diberangus seperti sekarang," ujar Tengku.

Sumber : http://www.atjehcyber.net

Read More »

Thurman: Bengkel Kerja Napi Lapas Cipinang Tak Pernah Disidak

0 komentar Diposting oleh Admin Gobbloger 12:13 AM
JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Cipinang, Thurman Hutapea, mengaku tak mengetahui apa pun berkaitan dengan belasan kemasan berisi bubuk putih yang diduga bahan pembuat sabu di bengkel kerja narapidana bekas tempatnya bekerja itu.

Bubuk putih tersebut ditemukan tim gabungan Kementerian Hukum dan HAM bersama Direktorat IV Tindak Narkoba Mabes Polri dalam inspeksi mendadak, Selasa (6/8/2013). Sejauh ini belum diketahui siapa yang bertanggung jawab atas bubuk putih tersebut.

Menurut Thurman, ketika masih menjadi Kalapas Cipinang, pihaknya konsisten melakukan sidak, tetapi tak pernah menemukan apa pun yang berkaitan dengan produksi narkotika. Meski begitu, ia mengakui bahwa bengkel napi tak pernah diperiksa.

"Kita enggak tahu, kita razia terus di setiap blok. (Bengkel napi) enggak pernah disidak. Kan sudah ada pegawainya di situ. Lucunya baru sekarang (disidak). Kenapa tidak (disidak) dari dulu," kata Thurman, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (6/8/2013).

Thurman menjelaskan, napi melakukan berbagai kegiatan di bengkel, antara lain melukis, memangkas rambut, dan laundry.

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri Brigadir Jenderal Arman Depari mengatakan bahwa penemuan bubuk putih tersebut merupakan hasil pengembangan dari tiga kasus narkoba yang pernah ditangani pihaknya pada kurun waktu Juli 2013. Berdasarkan penelusuran, narkoba tersebut berasal dari Lapas Narkotika Cipinang. 

Read More »

Bahan Pembuat Sabu Ditemukan di Bengkel Kerja Napi

0 komentar Diposting oleh Admin Gobbloger 12:06 AM
JAKARTA, KOMPAS.com — Tim gabungan Kementerian Hukum dan HAM dan Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri menemukan belasan kemasan berisi serbuk yang diduga bahan pembuat sabu di bengkel kerja narapidana Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (6/8/2013).

"Jadi, ini ditemukan di lingkungan di bengkel kerja setelah mendapatkan informasi lisan dari KPLP kelas satu Cipinang. Namun, Direktur Narkoba Mabes Polri (Arman Depari) sudah memberi kita pentunjuk awal beberapa barang yang ditemukan sudah bisa diduga keras sebagai bahan pembuatan sabu-sabu," kata Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin di Lapas Narkotika Cipinang, Selasa (6/8/2013) malam.

Amir menjelaskan, di dalam bengkel kerja para napi tersebut, bubuk putih tersebut disembunyikan di sejumlah lemari dan mesin jahit hasil kerja napi. Namun, menurut Amir, sejauh ini belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas bubuk tersebut.

"Sampai saat ini belum ada yang mengaku," ujar Amir.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Narkotika Cipinang, Rachman, menuturkan, bubuk putih tersebut ditemukan pihaknya di beberapa tempat, tetapi tidak di area sel napi.

"Kita temukan tidak satu titik, tapi ada beberapa titik. Kalau temuannya di salah satu sudut ruangan di dalam kotak lemari kecil," ujar Rachman.

Menurutnya, lokasi penemuan merupakan tempat napi biasa bekerja membuat lemari dan barang lainnya. Dia tidak menyebut pasti jumlah napi yang biasa bekerja di ruangan tersebut. Namun, menurutnya, semua napi yang ada di sana biasa menggunakan fasilitas ruangan tersebut sejak pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB.

"Staf yang biasa bekerja 4 sampai 5 orang," ujar Rachman.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri Brigadir Jenderal (Pol) Arman Depari mengatakan, temuan tersebut merupakan pengembangan dari tiga kasus narkoba yang pernah ditangani pihaknya pada kurun waktu Juli kemarin. Berdasarkan penelusuran, narkoba tersebut berasal dari Lapas Narkotika Cipinang.


Read More »

Selasa, 06 Agustus 2013

Kemenhuk dan HAM Telusuri Pabrik Narkoba di LP Cipinang

0 komentar Diposting oleh Admin Gobbloger 11:58 PM
JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenhuk dan HAM) tengah menelusuri kabar adanya pabrik narkoba di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang. Hal itu disampaikan Pelaksana Harian Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenhuk dan HAM Bambang Krisbanu saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (6/8/2013) malam.

Bambang mengatakan, dirinya saat ini tengah menuju Lapas Cipinang. "Ini masih telusuri dulu kebenarannya. Ini saya meluncur ke TKP. Jadi, saya belum bisa konfirmasi apa-apa dulu," kata Bambang saat dihubungi.

Kasus narkoba di Lapas Cipinang mulanya terungkap dari pengakuan kekasih terpidana mati Freddy Budiman bernama Vanny. Vanny mengaku mendapat fasilitas khusus dalam lapas ketika bertemu Freddy. Bahkan, dalam ruangan itu, Vanny mengatakan Freddy masih dapat leluasa menggunakan barang haram itu.

Kalapas Cipinang Thurman Hutapea akhirnya dicopot dari jabatannya. Sementara itu, Freddy telah diisolasi di Lapas Batu, Nusakambangan. Saat digeledah, masih saja petugas menemukan lima paket sabu yang disimpan Freddy dalam celananya.

Sebelumnya, juga beredar kabar adanya pabrik ekstasi di Lapas Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara. Namun, Menhuk dan HAM Amir Syamsuddin telah membantah kabar tersebut.

"Diberitakan ada pabrik ekstasi di Tanjung Gusta, itu informasi yang tidak benar karena tidak ada fakta seperti itu," kata Amir di Kantor Kemenhuk dan HAM, Jakarta, Selasa (6/8/2013) siang.

Sumber : http://nasional.kompas.com/

Read More »

Jumat, 26 Juli 2013

Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab berang dengan pernyataan Presiden

0 komentar Diposting oleh Admin Gobbloger 5:34 PM
Gobbloger. Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab berang dengan pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menyebut ormasnya telah mencederai ajaran Islam. Rizieq pun mempertanyakan pernyataan SBY tersebut.

Dalam siaran pers, Selasa 23 Juli 2013, Rizieq menegaskan, kerusuhan di Kendal, Jawa Tengah bukan dipicu FPI. Bahkan, kata Rizieq, aksi yang dilakukan para anggota FPI itu hanya monitoring damai, bukan sweeping.

"Justru, FPI yang di-sweeping oleh ratusan preman pelacuran bersenjata. Di Kendal, FPI tidak melakukan perusakan, justru beberapa Kendaraan FPI yang dirusak dan dibakar preman," kata Rizieq.

Dia mengatakan, FPI sudah mendatangi Polres Kendal dan meminta tempat pelacuran ditutup, apalagi di bulan Ramadan. Bahkan, Kapolres Kendal sudah mengatakan di berbagai media bahwa FPI sudah koordinasi.

"Jadi, dasar tuduhan SBY itu apa? Dan kenapa dalam soal Kendal, SBY begitu semangat bicara tentang FPI yang jadi korban, dan bungkam terhadap sikap pelaku preman pelacuran bersenjata dan tempat pelacuran yang buka siang malam di bulan Ramadan?" kata dia.

Bahkan, Rizieq mengatakan, SBY adalah seorang pecundang. "Kasihan, ternyata SBY bukan seorang negarawan yang cermat dan teliti dalam menyoroti berita, tapi hanya seorang pecundang yang suka sebar fitnah dan bungkam terhadap maksiat! Tentu, seorang Presiden Muslim menyebar fitnah membiarkan maksiat, ditambah lagi melindungi Ahmadiyah dan aneka mega skandal korupsi, sangat mencederai ajaran Islam," kata dia. Pada Minggu 21 Juli 2013, SBY menyesalkan sikap anarkisme FPI dengan warga Kendal.


sumber : vivanews.
Read More »

Archive

 

Bacaan Gobbloger

Batman Begins - Help Select

Daftar Pengunjung

Google+

© 2012 SOFTECHNOGEEK. All Rights Reserved.